Lompat ke isi utama

Berita

Wujudkan Pemilu Berkualitas, Panwaslih Kabupaten Aceh Barat Kukuhkan Forum Warga Pengawasan Partisipatif

Ayi 81

Ketua Panwaslih Kabupaten Aceh Barat memberikan SK secara simbolis terhadap pengurus Forum Warga Pengawasan Partisipatif di Gampong Suak Inderapuri. Rabu (03/09/2025)

Meulaboh, Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan Pemilihan Umum (Pemilu), Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) atau Panwaslih Kabupaten Aceh Barat secara resmi mengukuhkan Forum Warga Pengawasan Partisipatif di Gampong Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan. Pengukuhan yang dilaksanakan pada Rabu, (03/09/2025) ini menandai langkah strategis Panwaslih Kabupaten Aceh Barat dalam mendorong keterlibatan langsung masyarakat untuk mengawal setiap tahapan pemilu.

Forum ini dibentuk sebagai wadah kolaborasi antara Panwaslih Kabupaten Aceh Barat dengan masyarakat Gampong Suak Indrapuri. Tujuannya adalah untuk menciptakan Pemilu yang berlangsung secara jujur, adil, transparan, dan demokratis. Dengan adanya forum ini, diharapkan pengawasan tidak hanya menjadi tugas Panwaslih, melainkan menjadi tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat yang peduli terhadap integritas pesta demokrasi.

Ketua Panwaslih Kabupaten Aceh Barat, Haswandi, menjelaskan bahwa Gampong Suak Indrapuri dipilih sebagai pilot project untuk pengawasan partisipatif di seluruh Aceh Barat. Menurutnya, strategi pengawasan tidak bisa hanya mengandalkan Panwaslih semata. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang efektif dengan semua pemangku kepentingan, termasuk masyarakat. Forum ini akan menjadi sarana bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, melaporkan dugaan pelanggaran, atau potensi masalah yang terjadi selama proses pemilu.

Andi W
Anggota Panwaslih Kabupaten Aceh Barat, Sudirman Z memberikan materi terkait tugas dan fungsi warga dalam Forum Warga Pengawasan Partisipatif di Gampong Suak Indrapuri

Haswandi menambahkan, keberadaan Forum Warga ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan dan memperkuat jaringan masyarakat. Lebih dari itu, forum ini juga berfungsi sebagai sarana pendidikan politik, yang secara tidak langsung menumbuhkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengawasan. Dengan demikian, pengawasan pemilu tidak lagi hanya terpusat pada Panwaslih, tetapi melibatkan partisipasi aktif dan berkelanjutan dari warga.

“Forum ini merupakan model baru dalam perencanaan pengawasan pemilu,” ujar Haswandi. Ia berharap, kehadiran forum ini dapat menumbuhkan karakter pengawasan yang melekat pada diri masyarakat. Dengan demikian, warga memiliki legitimasi dan kesempatan untuk berkontribusi secara nyata dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas, di mana setiap suara dilindungi dan setiap proses berjalan sesuai aturan. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk memperkuat pengawasan pemilu dari tingkat paling bawah.

Ditulis Oleh : Humas Panwaslih Kabupaten Aceh Barat