Lompat ke isi utama

Berita

Haswandi: Jembatan Strategis Bawaslu Aceh Barat Menuju Demokrasi Bermoral

Ayi 81

Ketua Bawaslu Kabupaten Aceh Barat dalam "Ngabuburit Pengawasan" Senin (02/03/2026)

Meulaboh, Di tengah suasana khidmat menjelang berbuka puasa pada, Senin (02/03/2026) Bawaslu Kabupaten Aceh Barat menghadirkan sebuah inovasi komunikasi kelembagaan bertajuk Ngabuburit Pengawasan. Lebih dari sekadar tradisi menunggu waktu berbuka, kegiatan ini menjadi momentum transformasi bagi kedaulatan mandat publik, menyelaraskan ketenangan jiwa Ramadhan dengan ketajaman pengawasan menjelang tahapan krusial Pemilu dan Pilkada.

Ketua Bawaslu Aceh Barat, Haswandi, S.P., tampil sebagai narasumber utama dalam forum reflektif ini. Ia menegaskan bahwa penguatan kelembagaan tidak cukup hanya dengan struktur administratif, melainkan harus ditopang oleh integritas batin dan semangat kolektif para pengawas. “Penguatan internal bukan hanya soal struktur, tapi juga soal semangat kolektif untuk menjaga marwah lembaga,” tegasnya dalam sesi diskusi yang berlangsung hangat dan inklusif.

Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mendobrak kekakuan birokrasi yang kerap menciptakan jarak antara pengawas dan masyarakat. Dengan pendekatan humanis dan suasana santai menjelang berbuka, Ngabuburit Pengawasan berhasil menciptakan komunikasi setara antara Bawaslu dan mitra strategis. Duduk bersama dalam satu meja secara psikologis menurunkan hambatan komunikasi, membuka ruang kolaborasi, dan memperkuat pengawasan partisipatif.

Sebagai fondasi menuju demokrasi yang bersih dan transparan, Bawaslu Aceh Barat menegaskan tiga pilar utama yang wajib diinternalisasi oleh seluruh jajaran:
🔹 Integritas sebagai perisai moralitas pengawas,
🔹 Profesionalisme sebagai kompetensi teknis dalam menghadapi dinamika lapangan,
🔹 Kesiapan Struktural sebagai tulang punggung koordinasi kelembagaan.

Ketiga pilar ini dirancang untuk membentengi lembaga dari intervensi eksternal dan memastikan kemurnian suara rakyat tetap terjaga hingga tahap akhir. Ngabuburit Pengawasan bukan hanya agenda Ramadhan, tetapi sebuah jembatan budaya strategis yang memperkuat legitimasi moral pengawasan pemilu di Aceh Barat.

Ditulis Oleh : Humas Panwaslih Kabupaten Aceh Barat