Bawaslu Kabupaten Aceh Barat Ikuti Napak Tilas Syahid Teuku Umar ke-127
|
Dalam rangka mengenang jasa para pahlawan dan menumbuhkan semangat pengawasan demokrasi, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Aceh Barat ikut serta dalam kegiatan Napak Tilas Syahid Teuku Umar ke-127.
Acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat ini digelar pada hari Selasa, (10/02/2026). Kegiatan ini menempuh rute perjalanan yang sarat akan nilai sejarah, mengingatkan kembali akan perjuangan Teuku Umar dan pasukannya dalam melawan penjajah.
Bawaslu Kabupaten Aceh Barat menyambut positif dan mendukung penuh kegiatan ini. Partisipasi Bawaslu dalam Napak Tilas ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan, tetapi juga sebagai upaya untuk menanamkan semangat pengawasan demokrasi yang jujur, adil, dan transparan.
"Kegiatan ini sangat positif dalam menumbuhkan nilai-nilai sejarah dan cinta tanah air," ujar Haswandi, Ketua Bawaslu Kabupaten Aceh Barat yang turut hadir dalam acara tersebut. "Kami juga ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa Bawaslu selalu hadir dan siap mengawal proses demokrasi dengan kebersamaan dan langkah serentak."
Partisipasi jajaran Bawaslu Aceh Barat dalam lintasan sejarah ini juga menjadi simbol penguatan mentalitas pengawas. Sebagaimana Teuku Umar yang gigih mempertahankan kedaulatan tanah air, para pengawas pemilu diharapkan memiliki kegigihan serupa dalam menjaga kedaulatan hak pilih rakyat. Medan jalan yang ditempuh selama napak tilas menggambarkan bahwa perjalanan mengawal demokrasi bukanlah jalan yang mulus, melainkan sebuah perjuangan berkelanjutan yang membutuhkan daya tahan fisik dan integritas yang tak tergoyahkan.
Selain itu, momen ini dimanfaatkan Bawaslu untuk mempererat solidaritas internal dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat yang ikut serta. Dalam suasana kebersamaan tersebut, pesan-pesan mengenai pentingnya pengawasan partisipatif tersampaikan secara lebih natural. Bawaslu meyakini bahwa dengan menghargai akar sejarah bangsa, para personil akan lebih memahami tanggung jawab moral mereka untuk memastikan bahwa setiap proses politik di Aceh Barat berjalan di atas koridor etika dan hukum yang kuat.
Kegiatan yang diikuti oleh berbagai satuan kerja ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk membawa semangat juang Johan Pahlawan ke dalam ruang-ruang pengawasan di lapangan. Dengan berakhirnya napak tilas ini, Bawaslu Aceh Barat berharap nilai-nilai pengabdian tanpa pamrih yang diwariskan oleh Teuku Umar dapat terus menginspirasi seluruh jajaran pengawas hingga ke tingkat desa, demi mewujudkan demokrasi yang bermartabat dan membanggakan bagi seluruh masyarakat Bumi Teuku Umar.
Ditulis Oleh : Humas Panwaslih Kabupaten Aceh Barat